Apakah mengakui bahwa "tidak ada uang/anggaran" sangat tabu di pemerintahan saat ini

Serious Discussion

Saya melihat fenomena aneh di dunia per Pemerintahan, ASN dari Biro/Bagian Keuangan kayaknya sudah merasa hal ini. Banyak sekali program pemerintah lambat, gak jalan atau tidak niat untuk dijalankan karena sebenarnya adalah masalah teknikal "tidak ada uang/anggaran".

Argumen saya berasal dari pengamatan saya terhadap banyak anekdot, banyak K/L dan Pemda dipotong anggaran dan bahkan ada banyak Pemda yang hanya bisa membayar gaji pokok saja karena anggaran bayar gaji habis untuk PPPK Paruh Waktu yang itupun gajinya banyak tidak terbayar atau di bawah UMR. Ada satu Pemda bahkan meminta sumbangan uang gajinya untuk bencana, jalan rusak/berlubang di mana mana tidak diperbaiki, kemarin penerima PBI BPJS yang diputus masal, dan masalah masalah lain. Yang sebenarnya hal simpel penyebabnya: "tidak ada uang".

Tapi somehow, mengatakan "tidak ada uang" itu sangat TABUUUUU sekali. Pimpinan akan berusaha menyembunyikan alasan itu dan berusaha cari cara agar gimana biar bisa "asal jalan", terus bahkan Kemenkes sampai menghimbau Rumah Sakit untuk tidak nolak, terus KemenpanRB bilang jangan sampai Honorer tidak diangkat, semuanya cuman tambal sulam. Katakan apapun, buat tambal sulam apapun, asal jangan bilang "GAK ADA UANG".

Karena kalau sampai bilang seperti itu, ada yang marah/tersinggung.

Itu perasaan berlebihan saya aja atau redditor lain ada yang merasakan hal yang sama.

Posted Feb 18, 2026, 2:32 AM UTC

7394
Loading comments…