persoalan tentang bala
aku melihat kisah bala yang menimpa umat terdahulu… dan satu persoalan mula timbul dengan lebih keras.
kalau tu semua benar sebagai hukuman dari tuhan diorang, kenapa manusia hari ini termasuk muslim masih juga ulangi corak yang sama ? degil, lalai, dan seolah-olah tak pernah belajar apa-apa.
lebih mengganggu, bila fikir tentang mereka yang langsung tak bersalah. haiwan. anak kecil. yang tak punya pilihan, tak punya dosa… tapi tetap mati dalam bencana yang sama.
jadi ini bukan lagi sekadar cerita tentang hukuman. ini tentang siapa sebenarnya yang menanggung akibat.
dalam quran sendiri, tuhan diorang menyatakan dengan jelas bagaimana bala itu datang daripada dia :
“maka masing-masing kami seksa dengan sebab dosanya; maka di antara mereka ada yang kami kirimkan angin yang menghujani batu, dan ada yang ditimpa letusan suara yang keras, dan ada yang kami benamkan ke dalam bumi, dan ada yang kami tenggelamkan.”
(surah al-‘ankabut 29:40)
kalau itu dianggap sebagai tanda kekuasaan dan keadilan, maka persoalannya jadi lebih tajam.
siapa sebenarnya yang menjadi sasaran bala itu ?
yang bersalah ? atau semua sekali tanpa beza ?
dan kalau semua turut menerima nasib yang sama, di mana garis antara keadilan dan kekuasaan ?
ini bukan soal percaya atau tidak.
ini soal pemahaman... atau mungkin… berani mempertikaikan apa yang selama ini hanya diterima tanpa soalan.
Posted Apr 8, 2026, 1:12 PM UTC